13 Cara Merawat Buku Agar Awet

Hai, sobat!
Sudahkah merawat bacaan agar tetap awet hingga saat ini? merawat bacaan sama artinya dengan merawat ingatan atau ilmu. Hal tersebut penting untuk dilakukan supaya buku tidak menguning, bergelombang, bahkan digerogoti oleh rayap. Oleh sebab itu, sangat disayangkan bila kita tidak memperhatikannya.

Sebenarnya ketahanan sebuah buku tak sekadar bergantung pada kualitas fisiknya saja, tapi juga bergantung pada cara kita merawatnya. Jadi, betapa pun bahan yang dipakai tidak memiliki spesifikasi tinggi, akan bisa bertahan lama jika kita melakukan perawatan dengan cara yang baik.

Sejauh ini masih banyak orang merasa sulit merawat buku. Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan itu bisa terjadi, karena ketidaktahuan, perasaan malas, dan tidak terlalu mementingkan buku. Oleh karena itu, kami berinisiatif membuat artikel ini untuk mengatasi permasalahan tersebut walaupun kerap kali orang berasumsi ebook lebih efisien, bahkan tak memerlukan perawatan.

Namun siapa sangka? berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia), bahwa penjualan ebook masih rendah, rata-rata ebook banyak didapatkan dengan cara gratis. Mengapa demikian? karena buku fisik memiliki sensasi tersendiri ketika dibaca, seperti ada sentuhan tangan ketika hendak membalik halaman, ada aroma khas yang tercium, dan lain-lain.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat buku kesayangan sobat :

1. Simpan di rak buku

13 Cara Merawat Buku Agar Awet Coba sobat perhatikan di berbagai tempat perpustakaan, yang pertama kali kita lihat adalah buku yang tertata rapi pada rak. Pernahkah terlintas dalam benak, mengapa tidak disimpan dalam lemari tertutup saja? karena minim sirkulasi udara, sehingga dapat menyebabkan kelembaban yang berujung membuat buku jadi berjamur. Selain itu, buku yang disimpan pada rak memiliki nilai lebih yaitu mudah dijangkau ketika mau mengambilnya. Akan tetapi bila belum memiliki rak buku, silakan saja simpan di lemari tertutup dengan catatan harus menyisipkan silica gel agar menyerap air yang dibawa udara.

2. Lapisi buku dengan sampul

13 Cara Merawat Buku Agar Awet
Sebagian besar orang menganggap remeh, padahal ini lumayan penting untuk dilakukan. Gunakanlah sampul plastik bening yang kedap udara dan tidak mudah robek. Ada beberapa manfaat bila buku disampul yaitu debu tidak akan langsung menempel pada permukaan sampul, mencegah cipratan air, meminimalkan noda yang berasal dari tangan supaya tidak langsung menempel pada permukaan sampul, dan lain-lain.

3. Gunakan pembatas buku

Banyak orang melipat buku agar dapat melanjutkan halaman yang belum dibaca, karena bila tidak dilipat kita bisa lupa sudah sampai halaman mana buku tersebut dibaca. Mulai sekarang usahakan buku jangan sampai dilipat, karena dapat merusak halaman buku seperti timbulnya guratan. Gunakanlah pembatas buku dari kertas sebagai alternatif yang baik.

4. Hindari sinar matahari langsung yang terkena buku

Sinar matahari adalah musuh buku, karena dapat membuat buku menjadi kuning bahkan lembarannya bergelombang. Menurut penjelasan ilmiah dari Dra. Samitha D. Djajanti hal tersebut bisa terjadi karena peristiwa oksidasi. Mulai sekarang, simpanlah buku di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

5. Gunakan sticky note

Buku yang memiliki coretan dapat membuat isi halaman buku tak enak dipandang. Maka penggunaan sticky note lebih disarankan jika ingin mencorat-coret buku. Hal tersebut berguna untuk meminimalisir kerusakaan.

6.  Susun buku dengan posisi berdiri

13 Cara Merawat Buku Agar Awet
Penyusunan buku dengan posisi berdiri sering kita jumpai di perpustakaan, upaya tersebut dilakukan bertujuan agar udara masuk ke sela-sela buku sehingga tidak menyebabkan lembab.
Sebenarnya ini bukan masalah besar, namun sebagai upaya meminimalisir kerusakan seperti tidak ingin lembar halaman buku saling menempel karena tekanan bila saling ditumpuk terlalu lama.

7. Baca buku ketika tangan dalam keadaan bersih

Pastikan pada saat hendak membaca, tangan dibersihkan terlebih dahulu. Karena dikhawatirkan ada noda yang akan menempel ke buku sehingga keindahan tampilan buku akan berkurang. Untuk itu, sebaiknya hati-hati membaca ketika ditemani makanan atau minuman, agar supaya makanan atau tetesan air minum tidak langsung jatuh ke permukaan buku.

8. Rutin membersihkan buku

Buku yang sangat lama terpajang dan belum sempat dibaca tentunya akan berdebu, kan? nah membersihkan buku secara rutin, misalnya 2 minggu atau 1 bulan sekali sangat dianjurkan. Adapun cara membersihkannya sangat gampang yaitu menggunakan kemoceng, bahkan lap juga bisa kok.

9. Hindari buku dari serangan rayap

Mengapa rayap sering menggerogoti buku? karena buku terbuat dari bahan baku kayu yang dicetak menjadi lembaran tipis. Sebenarnya tidak semua buku digerogoti rayap, bila buku tidak digerogoti rayap, kemungkinan bahan baku buku tersebut sudah beri zat kimia. Tapi bagaimanapun juga, kita tetap perlu menghindari buku dari serangan rayap dengan cara menyimpan kamper atau sejenisnya di area rak buku, dan usahakan rak buku tidak langsung menempel ke dinding.

10. Hindari penggunaan buku sebagai alas atau pengganjal

Banyak orang yang menjadikan buku sebagai alas, yang diatasnya tersimpan makanan ringan, bahkan minuman. Tak hanya itu, ada juga yang menjadikannya sebagai pengganti bantal, terutama bila buku tersebut memiliki halaman yang sangat tebal. Stop! jangan perlakukan buku seperti itu, karena bisa menjadi penyebab kerusakan.

11. Jauhkan jangkauan buku dari anak kecil

Sering kita jumpai anak kecil yang berusia di bawah 3 tahun senang bermain dengan buku-buku, bukan membacanya melainkan merobek, melempar, bahkan mencorat-coret. Ini pengalaman kami, ketika menaruh buku sembarangan kemudian ada anak kecil menghampiri buku tersebut, hehe ...
Sudah pasti rusak bukunya. Oleh karena itu, jauhilah buku kepada anak kecil. Kalau bisa sih dibimbing anak kecil itu untuk dapat membacanya, bukan merusaknya.

12. Hindari foto copy buku

Memfoto copy buku sebenarnya boleh saja selama hasil copyan tersebut tidak disalahgunakan seperti membajak, tidak digunakan untuk tujuan komersial. Karena dapat merugikan si penulis buku tersebut yang sudah bersusah payah menulis. Akan tetapi, menfoto copy buku juga merupakan salah satu penyebab kerusakan buku. Karena selama proses tersebut, buku ditekuk secara berlebihan.

13. Pisahkan buku yang sehat dengan tidak sehat

Bila sobat telah telanjur memiliki buku yang sudah diserang rayap, berjamur, dan menguning, sebaiknya pisahkan buku tersebut dengan buku yang sehat. Karena bila tidak dipisahkan akan terjadi penularan. Sayang sekali, kan? apalagi sobat baru membeli buku dengan harga yang mahal tak lama kemudian tertular. Maka dari itu, lakukan cara ini sekarang juga.

Itulah 13 cara merawat buku agar awet. Mari kita sayangi buku-buku sekarang juga, karena buku sangat berperan penting dalam kehidupan untuk menjadikan manusia semakin maju dan berkembang ke taraf yang lebih baik.

Demikian tipsnya, semoga dapat menuai manfaat bagi kita semua.

Bila sobat memiliki cara yang lebih jitu, silakan berbagi caranya di kolom komentar, ya.
Donasi melalui paypal Bantu berikan donasi jika bacaannya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain www.tamapedia.com.

Berlangganan bacaan terbaru melalui email:

Buka Komentar

Hai sobat! sebaiknya baca peraturan komentar terlebih dahulu :)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel